10 Prinsip Ekonomi yang Perlu Diketahui

Prinsip ekonomi merupakan sebuah dasar atau pedoman yang harus ada dalam sebuah kegiatan ekonomi bagi siapapun yang ingin tujuan keuangannya tercapai. Tanpa adanya prinsip-prinsip ekonomi, maka bisa jadi operasional bisnis apapun akan sulit untuk berkembang.

Bagi Anda yang memiliki bisnis atau memiliki pekerjaan di bidang finansial, prinsip-prinsip ekonomi amatlah penting untuk Anda ketahui dan aplikasikan. Tanpa menjalankan prinsip-prinsip tersebut, maka jangan berharap lebih jika bisnis Anda tidak mencapai keuntungan finansial yang diinginkan.

Pengertian Prinsip Ekonomi

Pengertian dari prinsip ekonomi adalah seperangkat pedoman yang ada dalam kegiatan ekonomi dengan tujuan ingin mencapai perbandingan rasional di antara usaha atau uang yang telah dikeluarkan dan apa yang nantinya dihasilkan.

Definisi prinsip ekonomi dapat diartikan pula sebagai pilihan yang sengaja dibuat oleh konsumen. Adapun pilihan ini dipengaruhi oleh faktor dan perilaku dari konsumen tersebut.

Adapun yang dianggap konsumen ini beragam, bisa seorang individu, organisasi, badan pemerintah atau perusahaan yang menggunakan sebuah jasa maupun produk yang bertujuan agar kebutuhannya terpenuhi.

Konsumen sendiri adalah orang yang akan memakai produk dan tidak akan dijual lagi ke pihak-pihak lain. Prinsip ekonomi sendiri diaplikasikan pada 3 model kegiatan ekonomi yakni produksi, konsumsi dan distribusi.

Manfaat Prinsip Ekonomi

Pada umumnya prinsip-prinsip ekonomi ini memiliki berbagai manfaat bagi siapapun yang mau menerapkannya, apa sajakah itu?

  1. Sumber daya yang dimiliki bisa dioptimalkan agar bisa memperoleh profit yang lebih maksimal.
  2. Memperkecil adanya resiko mengalami kerugian finansial atau kerusakan.
  3. Mampu untuk mencapai taraf hidup yang lebih makmur sesuai yang diinginkan.
  4. Bisa memenuhi hasil kerja yang berkualitas agar bisa memuaskan para pelaku ekonomi.
  5. Mampu mencapai perbandingan yang rasional antara pengeluaran dan pendapatan agar bisa meraih untung banyak dengan kerugian yang seminimalisir mungkin.

Apapun kegiatan bisnis yang dilakukan oleh para pelaku usaha mikro hingga menengah, lembaga keuangan konvensional atau syariah, pada dasarnya membutuhkan prinsip-prinsip ekonomi untuk menunjang kegiatannya agar meraih keuntungan semaksimal mungkin.

10 prinsip ekonomi

Ciri-Ciri dari Prinsip Ekonomi

Sebagaimana tujuan yang ingin dihasilkan oleh prinsip-prinsip ekonomi yang ingin sekali meraih untung tinggi dan meminimalisir kerugian yang dihadapi, maka Anda sebagai pelaku usaha yang bergerak di kegiatan ekonomi harus bisa memahami ciri-ciri dari prinsip ekonomi agar tidak salah langkah.

  1. Mampu Bertindak Rasional

Rasional adalah ciri dari prinsip-prinsip ekonomi karena mengedepankan logika dari emosional. Resiko adalah selalu berpikir secara logis dengan menggunakan akal sehat. Ya, tidak ada emosi atau hawa nafsu yang dilibatkan ketika hendak melakukan kegiatan ekonomi.

  1. Berlaku Ekonomis

Apa yang dimaksud dengan berlaku ekonomis? Artinya, ketika hendak melakukan sebuah kegiatan ekonomi, Anda harus memiliki rencana yang matang dan ada perhitungan yang amat cermat.

Dengan tindakan ekonomis, maka Anda bisa memenuhi segala macam kebutuhan hidup dan terhindar dari kebiasaan boros.

  1. Memiliki Skala prioritas

Ciri selanjutnya adalah memiliki apa yang dinamakan dengan skala prioritas. Ada urutan dari satu kebutuhan dengan kebutuhan yang lain dengan dikategorisasikan berdasarkan mana yang paling mendesak dan tidak.

  1. Pikirkan Cost And Benefit

Terakhir, ciri dari prinsip-prinsip ekonomi adalah selalu memikirkan tentang cost and benefit. Ketika hendak mengeluarkan biaya, maka dipikirkan juga tentang manfaat yang nantinya diterima.

Sebagaimana sebuah quote dalam Islam yang mengatakan bahwa apa yang Anda tuai adalah apa yang sebenarnya Anda tanam. Jadi, jika Anda menerapkan prinsip ekonomi dalam segala macam kegiatan ekonomi, maka Anda bisa menuai hasil yang memuaskan.

10 Prinsip Ekonomi

  1. Menghadapi Trade Off

Setiap orang menghadapi keputusan yang menempatkan satu pilihan di atas yang lain. Sebagian besar keputusan, terutama keputusan ekonomi, melibatkan pertukaran satu hal dengan hal lain. Dalam masyarakat, salah satu trade-off utama yang dialami adalah antara efisiensi dan pemerataan.

Efisiensi mengacu pada sesuatu yang bisa didapatkan secara maksimal, terutama jika sumber dayanya langka. Pemerataan menyiratkan bahwa semua anggota masyarakat mendapat manfaat yang sama dari sumber daya.

Teorinya adalah bahwa orang akan membuat keputusan yang baik jika mereka benar-benar memahami kedua pilihan tersebut.

  1. Ada Pengorbanan Jika Ingin Sesuatu

Prinsip yang kedua ini bisa disebut dengan opportunity cost atau kesempatan. Jadi, ketika menghadapi keputusan, orang harus memahami opportunity cost yang terlibat dalam keputusan itu dan dalam setiap tindakan.

  1. Selalu Rasional

Apapun keputusan yang akan ditetapkan harus selalu diambil dengan penuh rasionalitas, tidak boleh ada emosi yang melibatkannya. Keputusan yang diperlukan untuk mencapai tujuan harus dipengaruhi oleh perubahan marginal dan pemikiran rasional.

  1. Berikan Insentif

Insentif menginspirasi konsumen untuk bertindak terhadap produk yang Anda jual. Anda bisa memberikan insentif dengan menawarkan hadiah kepada konsumen agar bisa mengubah keputusan pembelian mereka. Insentif artinya Anda dapat mendorong orang untuk melakukan sesuatu.

  1. Perdagangan Bisa Menguntungkan Berbagai Pihak

Perdagangan bisa menjadi hal yang positif bagi semua pihak yang terlibat. Perdagangan tidak seperti kompetisi di mana satu pihak menang dan pihak lain kalah. Dalam perdagangan, semua pihak dapat menang dengan berfokus pada keahlian terbaik yang semua pihak miliki.

  1. Pasar Adalah Metode Terbaik untuk Mengelola Segala Kegiatan Ekonomi

Dalam ekonomi pasar, keputusan dibuat secara kolektif oleh semua pihak yang terlibat, dalam hal ini adalah konsumen dan produsen. Keputusan antara keduanya tentunya memiliki kepentingan dalam perekonomian.

  1. Pemerintah Bisa Meningkatkan Produksi

Pemerintah bisa melakukan intervensi di segala kegiatan ekonomi termasuk pasar ekonomi. Pasar bisa gagal ketika sumber daya yang dialokasikan berjalan tidak efisien karena faktor eksternal, suatu hal yang menghasilkan dampak pada kesejahteraan masyarakat.

Contohnya adalah tingginya beras impor. Nah, pemerintah bisa melakukan intervensi pasar untuk menekan impor beras dengan meminta petani meningkatkan produksi beras dengan menunjang segala macam kegiatan produksinya.

  1. Standar Hidup Dalam Sebuah Negara Tergantung Pada Apa yang Diproduksinya

Standar hidup antara satu negara dengan yang lain sangat berbeda dan ini berkorelasi langsung dengan produktivitas negara tersebut dalam menghasilkan barang dan jasa.

Di negara yang  mana masyarakatnya mampu menghasilkan lebih banyak barang dengan didukung oleh sumber daya yang melimpah bisa memiliki standar hidup lebih tinggi, begitu pula sebaliknya.

  1. Mencetak Uang Banyak Bisa Meningkatkan Harga Barang

Dalam kebanyakan kasus tingkat inflasi yang tinggi ini disebabkan pemerintah yang mencetak terlalu banyak uang sehingga banyak sekali nilai mata uang yang beredar.

Ketika pemerintah mencetak lebih banyak uang, maka ada lebih banyak uang yang tersedia dan nilainya menurun dan itu akan berpengaruh pada harga jual barang yang semakin tinggi.

  1. Warga Negara Hadapi Trade Off Jangka Pendek

Prinsip terakhir ini sifatnya sementara ketika warga negara menghadapi trade off di antara inflasi dan pengangguran. Harga mengikuti inflasi, dan tingkat inflasi yang tinggi meningkatkan biaya yang pada akhirnya berpengaruh pada angka pengangguran.

Hakikatnya, prinsip ekonomi adalah dasar yang bisa dimanfaatkan oleh semua orang agar bisa mewujudkan segala permintaan tak terbatas sekalipun sumber daya yang dimilikinya ini cukup terbatas. Prinsip dari ekonomi bisa memberikan profit tinggi dengan meminimalisir resiko yang dihadapi.

 

Copyright © 2021 Flip Blog
Logo_flip.png

FLIP
Free Interbank transfer for everyone

Jam Layanan

Setiap Hari:
07.00-20.00 WIB

Hubungi Flip

Layanan Pengguna:
02150928829

Bisnis & Kerja Sama:
business@flip.id

Email:
hello@flip.id

FLIP MERUPAKAN PERUSAHAAN TRANSFER DANA YANG TELAH TERLISENSI OLEH BANK INDONESIA DENGAN NOMOR IZIN 18/196/DKSP/68 🎉
©2021 PT. Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi