Jenis-jenis dan Syarat buat NPWP untuk Badan Usaha

Kamu mungkin sudah pernah mendengar tentang NPWP. Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa ada beberapa hal tentang NPWP yang belum Kamu ketahui. NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah digunakan sebagai sarana administrasi dalam proses perpajakan. Wajib pajak memperoleh NPWP sebagai identitas untuk memenuhi hak serta kewajibannya terkait perpajakan. NPWP ada yang untuk perorangan, ada juga untuk badan usaha. Masing-masing memiliki ketentuan berbeda. Syarat buat NPWP untuk usaha akan dijelaskan lebih detail di bawah.

Selain berguna untuk identitas dari Wajib Pajak, NPW berperan dalam mengontrol ketaatan pembayaran yang dilakukan oleh Wajib Pajak. Tidak hanya satu jenis pajak saja, berbagai dokumen perpajakan akan berkaitan dengan nomor NPWP. Jadi bisa lebih mudah untuk melakukan pengawasan terhadap Wajib Pajak.

Jenis-Jenis NPWP

Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, NPWP dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu NPWP untuk perorangan, dan NPWP untuk badan usaha. NPWP perorangan umumnya dimiliki oleh karyawan atau pegawai yang tidak menjalankan usaha, sedangkan NPWP Usaha untuk orang yang memiliki usaha.

Selain itu, ada juga NPWP wanita kawin. Jenis NPWP ini diperuntukkan bagi wanita yang memilih untuk melaksanakan hak dan kewajibannya secara terpisah dengan suami. Biasanya berdasarkan perjanjian pemisahan penghasilan.

Pastikan Kamu menyiapkan beberapa berkas sebelum mengurus NPWP. Misalnya NPWP Usaha harus menyiapkan dokumen-dokumen seperti identitas, Surat Keterangan Domisili, dan lain-lain. Beberapa persyaratan untuk membuat NPWP antara lain:

1. Syarat NPWP Badan Usaha

  • Fotokopi KTP pemilik usaha (atau dalam bentuk scan)
  • Fotokopi Surat Keterangan Usaha (atau dalam bentuk scan), bisa dari kelurahan.
  • Mengisi formulir pendaftaran secara online di DJP Online atau langsung datang ke Kantor Pajak.
  • Mengisi formulir pernyataan usaha dengan Meterai 10.000.
  • Datang secara pribadi ke kantor pajak karena tidak bisa diwakilkan atau dilakukan secara online.

2. Syarat NPWP Perorangan

  • Fotokopi KTP untuk WNI (atau dalam bentuk scan). Sedangkan untuk WNA fotokopi atau scan KTP/KITAS/Paspor, atau KITAP.
  • Fotokopi Surat Keterangan Pegawai Negeri Sipil.
  • Fotokopi Surat Keterangan Kerja dari perusahaan bagi karyawan swasta.
  • Mengisi formulir pendaftaran yang ada di Kantor Pajak atau secara online di DJP Online.

Apa Pentingnya Membuat NPWP?

NPWP dianggap sebagai dokumen penting yang sifatnya memang wajib untuk beberapa orang yang memenuhi syarat. Sayangnya, masih ada saja yang belum memahami tentang NPWP sehingga enggan untuk mendaftar.

syarat buat npwp badan usaha dan perorangan

Padahal, banyak manfaat yang bisa Kamu dapatkan ketika telah memiliki NPWP.

1. Kemudahan Administrasi

Ada beberapa persyaratan tertentu di beberapa instansi, termasuk di bank, yang mengharuskan memasukkan Nomor Pokok Wajib Pajak. Misalnya seperti pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), papor, mengurus kredit bank, rekening bank, dan lain-lain. Ketika Kamu memiliki NPWP, maka prosesnya bisa lebih mudah dan cepat.

2. Kemudahan Perpajakan

Selain administrasi di beberapa instansi, pengurusan administrasi perpajakan juga akan lebih mudah. Ada sejumlah dokumen perpajakan yang membutuhkan NPWP. Jika Kamu tidak memiliki NPWP, bisa jadi tidak diperbolehkan untuk mengurus dokumen-dokumen itu. 

Beberapa dokumen yang dimaksud antara lain pengajuan pengurangan pembayaran pajak, jumlah pajak yang harus dibayar, serta pengurusan restitusi pajak, dan masih banyak lagi. Jika Kamu telah memenuhi syarat untuk memiliki NPWP tetapi tidak mendaftar, ada sanksi yang berlaku. Jadi kalau memang memenuhi syarat, segera daftar NPWP ya.

Wajib Pajak yang mendaftar akan diberikan satu NPWP. Terdiri dari 15 digit angka, dengan 9 digit angka pertama yang merupakan kode wajib pajak, dan 6 digit yang terakhir adalah kode administrasi. Nomor pada dua digiti yang pertama merupakan identitas dari Wajib Pajak, misalnya Wajib Pajak Badan, Wajib Pajak Pengusaha, dan lain-lain.

Bagaimana Cara Mendaftar NPWP Badan Usaha?

Pendaftaran NPWP untuk perusahaan bisa Kamu lakukan dengan penilaian sendiri. Kalau Kamu sudah tahu tentang berbagai persyaratan untuk mendaftar NPWP Badan Usaha, segera daftarkan perusahaan ke KPP agar mendapatkan NPWP.

Syarat buat NPWP usaha yang pertama harus Kamu lakukan adalah menyiapkan beberapa dokumen sebagaimana dijelaskan di atas. Setelah itu, Kamu bisa mulai mendaftar dengan dua pilihan metode yaitu online atau offline. Berikut akan diulas satu per satu mengenai dua metode pendaftaran NPWP tersebut:

Pendaftaran NPWP Secara Offline

Kamu pasti sudah tahu kan mengenai Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Syarat buat NPWP usaha secara offline bisa Kamu lakukan dengan membawa semua berkas secara langsung ke kantornya atau mengirim melalui ekspedisi.

  • Datang Langsung ke Kantor Pelayanan Pajak

Jika Kamu memutuskan untuk datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP), bawalah semua berkas dengan memfotokopinya, lengkap dengan formulir pendaftaran Wajib Pajak Badan yang telah diisi dan ditandatangani. Formulirnya bisa Kamu minta langsung di KPP.

Pembuatan NPWP gratis alias tidak dipungut biaya. Kartu NPWP yang telah jadi akan dikirimkan melalui Kantor Pos ke alamat Wajib Pajak yang bersangkutan. Bahkan ada juga yang bisa diambil di hari yang sama dengan pendaftaran.

  • Melalui Ekspedisi

Kalau Kamu tidak memiliki banyak waktu untuk datang langsung ke kantornya, Kamu bisa mengirim berkas-berkasnya melalui ekspedisi. Jangan lupa untuk mengirimkan dokumen-dokumen persyaratan dan formulir yang telah disediakan. Lalu tinggal mengirimkannya ke KPP melalui Kantor Pos.

Banner-blog-1

Pendaftaran NPWP Secara Online

Selain metode offline, Kamu juga bisa memilih metode online. Caranya dengan mengunjungi langsung situs Dirjen Pajak di alamat www.pajak.go.id  atau https://ereg.pajak.go.id/login. Kamu akan langsung bisa mengakses halaman untuk pendaftaran NPWP online.

  • Klik salah satu situs di atas.
  • Kemudian pilih e-Registration.
  • Lalu pilih opsi “Daftar”. Kamu tinggal mengisi beberapa data seperti nama, alamat email, dan lain-lain, kemudian “Save”.
  • Lakukan Aktivasi akun dengan membuka kotak masuk email yang telah Kamu cantumkan. Kamu tinggal mengikuti petunjuk yang biasanya berupa tautan untuk melakukan aktivasi melalui email.
  • Setelah melakukan aktivasi akun, selanjutnya adalah mengisi formulir pendaftaran. 
  • Caranya dengan masuk kembali ke sistem e-Registration yang menggunakan email dan kata sandi. Isi semua data dengan benar, lalu klik tombol mengirim formulir Registrasi Wajib Pajak ke KPP.
  • Proses selanjutnya adalah cetak formulir dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara.
  • Lalu kirimkan formulir registrasi ke KPP secara langsung atau melalui kantor pos. Tetapi jika tidak ingin repot untuk mengirimkannya secara langsung, Kamu bisa scan semua data tersebut lalu kirim melalui e-Registration tadi.

Proses pendaftaran NPWP saat ini telah mengalami perkembangan yang lebih mudah dan praktis. Jadi, Kamu tidak perlu repot seperti dulu untuk membuat NPWP. Apalagi saat ini segala hal bisa dilakukan secara online. Syarat buat NPWP badan usaha yang semakin mudah seharusnya menjadi motivasi untuk Kamu yang telah memenuhi berbagai syarat. Jadi, jangan ragu untuk mendaftarkan usaha Kamu.

Copyright © 2021 Flip Blog
Logo_flip.png

FLIP
Free Interbank transfer for everyone

Jam Layanan

Setiap Hari:
07.00-20.00 WIB

Hubungi Flip

Layanan Pengguna:
02150928829

Bisnis & Kerja Sama:
business@flip.id

Email:
hello@flip.id

FLIP MERUPAKAN PERUSAHAAN TRANSFER DANA YANG TELAH TERLISENSI OLEH BANK INDONESIA DENGAN NOMOR IZIN 18/196/DKSP/68 🎉
©2021 PT. Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi